Example floating
Example floating
Example 728x250
LAMPUNGNasionalPESAWARAN

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesawaran Gelar Bimtek Dorong Literasi Budaya Lokal

×

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesawaran Gelar Bimtek Dorong Literasi Budaya Lokal

Sebarkan artikel ini
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesawaran Gelar Bimtek Dorong Literasi Budaya Lokal
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesawaran Gelar Bimtek Dorong Literasi Budaya Lokal
Example 468x60

Mediaasia.co, Pesawaran- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesawaran menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan Berbasis Kearifan Budaya Lokal sebagai langkah strategis untuk memperkuat budaya literasi yang berakar pada identitas daerah. Kegiatan ini berlangsung di Aula Lantai 3 Kantor Dinas setempat dan diikuti oleh 60 peserta dari beragam latar belakang, mulai dari pustakawan, pegiat literasi, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum.

Bimtek ini tidak sekadar menjadi ajang pelatihan menulis, tetapi juga wadah pembinaan terhadap kemampuan riset budaya lokal, penyusunan konten naratif, serta pengemasan nilai-nilai kearifan lokal menjadi karya tulis yang relevan dengan generasi masa kini.

Example 300x600

Para peserta dibekali materi bertahap dalam empat fase pelaksanaan, dimulai dari persiapan penulisan hingga finalisasi naskah untuk dibukukan.

BACA JUGA :  Bukti nyata, Kades Negeri Sakti Gotong-royong Bersama Masyarakat Dusun Kampung Tua

“Semoga pelatihan ini memberikan manfaat nyata, terutama dalam pengembangan budaya literasi yang berakar pada kearifan lokal,” ujar Darwin Firnandes, SH, Sekretaris Dinas Perpustakaan Pesawaran.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesawaran Gelar Bimtek Dorong Literasi Budaya Lokal

Bimtek ini mencakup tiga materi utama yakni, pengantar teknik penulisan dan budaya lokal, teknik menulis esai dan artikel berbasis budaya, serta penyuntingan naskah.

Narasumber kegiatan ini adalah Fitri Restiana yang memiliki latar belakang seorang penulis. Dalam penyampaiannya Fitri mengajak peserta untuk berani menulis dan menjadikan kegiatan kepenulisan sebagai peluang kreatif di era digital. “Jangan pernah ragu, karena setiap tulisan akan menemukan pembacanya,” pesannya memberi motivasi.

BACA JUGA :  Bukti nyata, Kades Negeri Sakti Gotong-royong Bersama Masyarakat Dusun Kampung Tua

Kabid PPIP Dinas Kominfotiksan Pesawaran Ihsan Taufiq, yang menjadi moderator dalam kegiatan ini menekankan pentingnya membangun semangat belajar. “Gelas yang kita bawa kosong hari ini, bisa terisi penuh saat kegiatan ini selesai,” katanya.

Selain sebagai sarana ekspresi, literasi dipandang sebagai pilar peradaban. Dalam konteks ini, kemampuan menulis berbasis budaya lokal diharapkan tidak hanya melahirkan karya, tetapi juga memperkuat jati diri daerah, menciptakan peluang ekonomi kreatif, serta mempersiapkan masyarakat menghadapi tantangan di era informasi. (Red)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *