Example floating
Example floating
Example 728x250
LAMPUNGNasional

Polda Lampung Himbau Pemudik Waspada 9 Titik Rawan Banjir dan Longsor

×

Polda Lampung Himbau Pemudik Waspada 9 Titik Rawan Banjir dan Longsor

Sebarkan artikel ini
Polda Lampung Himbau Pemudik Waspada 9 Titik Rawan Banjir dan Longsor
Polda Lampung Himbau Pemudik Waspada 9 Titik Rawan Banjir dan Longsor
Example 468x60

Mediaasia.co, Lampung – Polda Lampung mendeteksi sembilan titik rawan longsor dan banjir di jalur mudik yang tersebar di beberapa kabupaten dan kota di Provinsi Lampung.

Menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2025, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam yang dapat menghambat perjalanan.

Example 300x600

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Yuni Iswandari Yuyun menjelaskan bahwa titik rawan bencana tersebar di Kota Bandar Lampung, Lampung Selatan, Tanggamus, Pesisir Barat, Lampung Barat, dan Way Kanan.

“Beberapa wilayah yang perlu diwaspadai pemudik meliputi Koala, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung yang berpotensi mengalami banjir. Di Lampung Selatan, daerah Pasir Putih, Kecamatan Katibung, serta Kecamatan Sragi juga berisiko banjir,” ujarnya, Senin (17/3/2025).

BACA JUGA :  Bukti nyata, Kades Negeri Sakti Gotong-royong Bersama Masyarakat Dusun Kampung Tua

Selain itu, Kabupaten Tanggamus juga memiliki titik rawan di Pekon Sedayu, Kecamatan Semaka, yang berpotensi mengalami banjir dan longsor.

“Di Kabupaten Pesisir Barat, Pekon Biha terdeteksi sebagai wilayah yang rawan banjir. Sedangkan di Kabupaten Lampung Barat, ada beberapa titik yang perlu diwaspadai seperti Pekon Kubu Perahu dan Pekon Biha yang berisiko banjir dan longsor, Jalur Liwa-Krui yang rawan longsor, serta Pekon Way Semangka dan Pekon Batu Kebayan yang berpotensi mengalami longsor,” lanjutnya.

Di Kabupaten Way Kanan, pemudik perlu waspada saat melintasi Desa Kiling dan Desa Sri Menanti yang rentan terkena banjir.

BACA JUGA :  Bukti nyata, Kades Negeri Sakti Gotong-royong Bersama Masyarakat Dusun Kampung Tua

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan informasi cuaca dan kondisi jalur sebelum melakukan perjalanan, terutama di wilayah-wilayah rawan ini,” tambahnya.

Polda Lampung juga telah berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk memastikan kelancaran arus mudik.

“Kami telah menyiapkan langkah-langkah mitigasi bersama BPBD, Dinas Perhubungan, serta aparat pemerintah daerah. Posko-posko pengamanan dan tim tanggap darurat telah disiagakan di titik-titik rawan guna memastikan keselamatan pemudik,” jelas Yuyun.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati dan siap menghadapi kondisi tak terduga.

BACA JUGA :  Bukti nyata, Kades Negeri Sakti Gotong-royong Bersama Masyarakat Dusun Kampung Tua

“Pastikan kendaraan dalam kondisi baik, bawa perlengkapan darurat, dan jika terjadi hujan deras di jalur rawan, sebaiknya tunda perjalanan atau cari jalur alternatif yang lebih aman,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia meminta masyarakat untuk melaporkan kondisi jalur yang berpotensi membahayakan.

“Jika melihat tanda-tanda longsor atau banjir, segera laporkan ke petugas terdekat agar dapat segera ditangani. Keselamatan pemudik adalah prioritas utama,” tutupnya.

Dengan adanya peringatan ini, Polda Lampung berharap masyarakat dapat lebih waspada dan mempersiapkan perjalanan mudik dengan baik, sehingga arus mudik dan balik Lebaran 2025 dapat berjalan dengan aman dan lancar.   (Red)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *