Example floating
Example floating
Example 728x250
LAMPUNGNasionalPESAWARAN

Tokoh Adat Lampung Desak Polres Pesawaran Tangkap Muallim Taher

×

Tokoh Adat Lampung Desak Polres Pesawaran Tangkap Muallim Taher

Sebarkan artikel ini
Tokoh Adat Lampung Desak Polres Pesawaran Tangkap Muallim Taher
Ketua Adat Tiyuh Gedongtataan Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, Mad Nur Gelar Paksi Ulangan
Example 468x60

Mediaasia.co, Pesawaran – Ketua Adat Tiyuh Gedongtataan Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, Mad Nur Gelar Paksi Ulangan memenuhi undangan penyidik Polres Pesawaran untuk memberikan keterangan terkait postingan akun Facebook bernama Mua’llim Taher.

Postingan tersebut diduga melecehkan simbol dan gelar adat Lampung Pepadun Tiyuh Kesugihan, Kecamatan Gedongtataan kabupaten setempat.

Example 300x600

Mad Nur menegaskan bahwa adat tidak bisa dijadikan bahan olok-olokan apalagi dilecehkan.

“Bicara soal adat ini sangat rumit dan sensitif. Tidak bisa adat dibuat untuk bahan olok-olokan, apalagi kalau mau dilecehkan,” kata Mad Nur, Sabtu (2/4/2026).

BACA JUGA :  Tingkatkan IPM, Pemprov Lampung Lakukan Akurasi Data Kependudukan dan Pendidikan melalui Program Inovatif RMD-Ku

Ia menjelaskan, penyematan adok atau gelar adat dilakukan melalui prosesi sakral yang memiliki aturan (tata titi) khusus dalam masyarakat Lampung Pepadun.

Karena itu, menurutnya, Mua’llim Taher tidak memiliki kapasitas untuk mengomentari gelar adat.

“Adok atau gelar itu melalui proses adat yang sakral. Orang yang tidak punya kapasitas tidak bisa sembarangan mengomentari,” ujarnya.

Ia juga menyoroti foto yang diposting di Facebook lengkap dengan pakaian adat kebesaran dan singgasana (Kebung) adat Lampung Pepadun. Ia menilai tindakan tersebut sebagai pelecehan yang harus diproses secara hukum.

BACA JUGA :  Inovasi Strategis Tingkatkan Kualitas, Kantor Pertanahan Kota Bandar Lampung Luncurkan Layanan Pengukuran Terjadwal

“Perilaku pelecehan ini harus diproses secara hukum untuk meredam amarah masyarakat adat Lampung Pepadun,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mendesak Polres Pesawaran segera menangkap pemilik akun Facebook Mua’llim Taher.

“Kalau tidak ditangkap, akan memantik reaksi masyarakat adat Lampung Pepadun,” tegasnya.

Redam Amarah Masyarakat Adat

Mad Nur mengaku telah berusaha meredam amarah masyarakat adat yang hendak turun ke lapangan.

“Saya sudah berusaha maksimal meredam amarah masyarakat adat Lampung Pepadun,” pungkasnya. (Ran

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *